Kodim 1203 Bangun Jalan Penghubung di Ketapang Senin, 4 Februari 2019 15:42 WIB

Pontianak,Kalbar – Jajaran Kodam XII/Tanjungpura kembali melakukan karya bakti untuk membantu masyarakat, khususnya masyarakat yang tinggal di daerah terpencil dan terisolir.

Dia mengatakan karya bakti untuk negeri itu dilakukan berupa pembangunan jalan penghubung antar dua desa yaitu Desa Baru Lapis dan Desa Beginci Darat Kecamatan Hulu Sungai, Kabupaten Ketapang.

“Pembangunan jalan itu dilakukan oleh Komando Distrik Militer (Kodim) 1203/Ketapang melalui program karya bakti yang dipimpin langsung oleh Dandim 1203/Ktp Letnan Kolonel Kav Jami’an  sepanjang 20 kilometer,” kata Kapendam XII/Tpr, Kolonel Inf Aulia Fahmi Dalimunthe di Pontianak, Senin.

Sementara itu Dandim 1203/Ktp, Letnan Kolonel Kav Jami’an mengungkapkan bahwa selama ini masyarakat Desa Beginci Darat puluhan tahun hidup terisolir. Hal ini karena tidak memiliki akses jalan darat untuk bisa ke kota Kecamatan Hulu Sungai. Satu-satunya akses yang bisa digunakan oleh warga Desa Beginci Darat adalah melalui jalur Sungai Bihak.

“Selama ini untuk bisa sampai di kecamatan saja membutuhkan waktu sekitar dua jam menggunakan Long Boat dan biaya tidak sedikit berkisar Rp1,2 juta untuk pulang pergi,” kata Dandim 1203/Ktp.

Dia mengatakan saat ini pihaknya sedang melaksanakan mobilisasi dua buah alat berat, satu unit Exavator dan satu unit Dozer menuju titik nol pekerjaan di Desa Batu Lapis.

“Namun untuk menuju titik nol bukan hal yang mudah bahkan penuh dinamika yang dihadapi, karena alat berat hanya bisa dimobilisasi melalui Kecamatan Sandai dengan jarak tempuh sejauh 70 kilometer,” katanya.

Dijelaskan Letnan Kolonel Kav Jami’an bahwa akses jalan yang dapat digunakan untuk mengangkut alat berat hanya sepanjang 40 kilometer. Dan alat berat harus berjalan sendiri dengan menempuh jarak 30 kilometer untuk menuju titik nol.

“Medan yang harus kami lalui cukup sulit, karena terdapat medan yang terjal, ketinggian, anak-anak sungai serta jembatan-jembatan penyeberangan. Sehingga kita harus membuka akses jalan baru untuk menuju titik nol,” katanya.

Dia juga mengatakan, selama dalam perjalanan alat berat menuju titik nol, terlihat antusias masyarakat dari Desa Batu Lapis dan Desa Aur Gading Kecamatan Hulu Sungai yang sangat luar biasa membantu TNI untuk membuka akses jalan agar memudahkan pergerakan alat berat. (Ant)